Analisis Terhadap Penyelesaian Praktik Moral Hazard Nasabah dalam Pembiayaan Murabahah menurut Perspektif Etika Bisnis Syariah (Studi Kasus: PT. Bank BNI Syariah)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15709/

Analisis Terhadap Penyelesaian Praktik Moral Hazard Nasabah dalam Pembiayaan Murabahah menurut Perspektif Etika Bisnis Syariah (Studi Kasus: PT. Bank BNI Syariah)

Salami, Elfa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian dari penyelesaian terhadap perilaku moral hazard yang dilakukan nasabah dalam pembiayaan murabahah di PT. Bank BNI Syariah dengan etika bisnis syariah. Ruang lingkup penelitian ini adalah penyelesaian pembiayaan murabahah bermasalah pada perilaku moral hazard nasabah yang dilakukan oleh pihak PT. Bank BNI Syariah dan cara penyelesaian sengketa pembiayaan murabahah pada perilaku moral hazard menurut perspektif etika bisnis syariah diantaranya as-sulh, at-tahkim dan al-qadha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode komparatif yang bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian dengan melakukan wawancara dengan divisi audit internal PT. Bank BNI Syariah mengenai nasabah pembiayaan murabahah yang melakukan perilaku moral hazard di PT. Bank BNI Syariah dan membandingkannya dengan penyelesaian sengketa dalam pembiayaan murabahah menurut perspektif etika bisnis syariah. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyelesaian terhadap perilaku moral hazard dalam pembiayaan murabahah yang diterapkan oleh PT. Bank BNI Syariah sudah telaksana sesuai dengan etika bisnis syariah yaitu al-sulh, at-tahkim dan al-qadha. PT. Bank BNI Syariah juga memberikan kemudahan dan kelapangan dengan memberi tangguhan bagi para nasabah dalam melakukan kewajiban pembayaran. Dalam melakukan penyelesaian terhadap perilaku moral hazard yang terjadi, PT. Bank BNI Syariah selalu mengutamakan nilai-nilai etika yang baik serta melalui pendekatan yang agamis tanpa melakukan hal-hal yang dapat merugikan para nasabah PT. Bank BNI Syariah itu sendiri.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15709/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025040%20_%20ELFA%20SALAMI.pdf

Unduh!

Pengaruh NPF, ROA, Ukuran Perusahaan dan BOPO terhadap Praktik Perataan Penghasilan pada Bank Syariah

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15708/

Pengaruh NPF, ROA, Ukuran Perusahaan dan BOPO terhadap Praktik Perataan Penghasilan pada Bank Syariah

Nengsih, Dwi Porwati

Asimetri informasi yang terjadi antara nasabah dana pihak ketiga dengan bank syariah membuat bank syariah leluasa untuk melakukan tindakan perataan penghasilan agar tingkat bagi hasil menjadi stabil. Hal ini bertujuan untuk memitigasi risiko imbal hasil yang tidak kompetitif serta menjaga nasabah agar tidak memindahkan dananya ke bank lain. Regulasi mengenai perataan penghasilan belum diperkuat dengan regulasi lain yang lebih terperinci seperti pengungkapan pada laporan keuangan serta metode dan persyaratan jumlah yang harus dicadangkan. Oleh karena itu, fenomena perataan penghasilan yang terjadi pada bank syariah menarik untuk diteliti apakah bank syariah di Indonesia juga melakukan praktik perataan penghasilan atau tidak serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Performing Financing (NPF), Return on Assets (ROA), Ukuran Perusahaan dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Perataan penghasilan merupakan variabel dependen yang diukur menggunakan Indeks Eckel yang dimodifikasi oleh Hamdi dan Zarai. Sampel dalam penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK selama periode 2012-2016. Data yang digunakan adalah data triwulanan dan data tahunan selama periode 2012-2016 yang kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi logistik (logistic regression). Hasil penelitian berdasarkan perhitungan Indeks Eckel menunjukkan bahwa bank syariah terbukti melakukan perataan penghasilan untuk menstabilkan bagi hasil kepada nasabah. Hasil pengujian terhadap faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perataan penghasilan menunjukkan bahwa NPF berpengaruh positif signifikan terhadap praktik perataan penghasilan, variabel ROA dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap praktik perataan penghasilan dan variabel BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap praktik perataan penghasilan pada bank syariah di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15708/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201307025031%20_%20DWI%20PORWATI%20NENGSIH.pdf

Unduh!

Perilaku Merokok Pada Perempuan dan Keinginannya Untuk Berhenti Merokok di Kelurahan Pondok Ranji Kecamatan Ciputat Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15707/

Perilaku Merokok Pada Perempuan dan Keinginannya Untuk Berhenti Merokok di Kelurahan Pondok Ranji Kecamatan Ciputat Timur

Pramudyo, Wahyu Eko

Jumlah perokok pada perempuan di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Yang menjadi faktor utama dalam peningkatan jumlah perokok pada perempuan ialah lingkungan pergaulan dan kurangnya pengawasan baik dari keluarga ataupun orang orang yang berada disekitar perokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar keinginan berhenti merokok pada perempuan di Kelurahan Pondok Ranji. Penelitian ini merupakan penelitin kualitatif daskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang di ambil adalah data primer, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, analisis yang digunakan pada penelitan ini adalah narasi deskriptif, informan yang menjadi narasumber berjumlah 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab informan merokok karena pengaruh dari lingkungan pergaulan, mengikuti perkembangan zaman, membuat penampilan jadi lebih menarik. Informan menganggap rokok dapat menghilangkan stress, menghilangkan rasa bosan, informan juga menjawab jika merokok dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Keinginan dan motivasi informan untuk berhenti merokok terbilang kecil karena kurangnya dukungan dari pihak keluarga, kurangnya informasi mendalam tentang bahaya merokok dan besarnya pengaruh dari luar yang menyebabkan informan gagal berhenti merokok.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15707/1/FIKES_KESMAS_1205015138_WAHYU%20EKO%20PRAMUDYO.pdf

Unduh!

Determinan Non Performing Financing Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Wilayah Jabodeta Periode 2012 – 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15706/

Determinan Non Performing Financing Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Wilayah Jabodeta Periode 2012 – 2016

Apriliana, Dita

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah merupakan salah satu lemaga perbankan syariah yang membantu perkenomian Negara.Sebagai lembaga yang sangat berperan dalam membantu masyarakat dengan memberikan pembiayaan, tentu kesehatan bank menjadi tolok ukur sehat atau tidaknya bank tersebut. Kesehatan suatu bank sangat penting, jika bank tersebut dalam keadaan yang sangat tidak sehat tentu akan berpengaruh pada sektor perekonomian Negara serta bank yang bersangkutan. Untuk mengukur kesehatan bank dapat dilihat dari rasio NPF (Non Performing Financing). Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir modal bank berada pada batas aman, namun NPF terus melonjak setiap tahunnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi NPF. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan metode yang digunakan adalah regresi data panel. Dalam penelitian ini digunakan beberapa variabel, yaitu Capital Adequacy ratio (CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) serta Inflasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel BOPO dan Inflasi secara simultan mempengaruhi NPF. Namun, secara parsial variabel CAR dan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF. Variabel BOPO menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap NPF. dengan demikian efisiensi suatu bank dalam mengelola kegiatan operasional harus diperhatikan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15706/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201307025030%20_%20DITA%20APRILIANA.pdf

Unduh!

Pelaksanaan Monitoring Pada Pembiayaan Linkage Program di PT Bank Syariah Mandiri.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15705/

Pelaksanaan Monitoring Pada Pembiayaan Linkage Program di PT Bank Syariah Mandiri.

Sarah, Dinar

Pemantauan pembiayaan atau monitoring merupakan bagian penting dari proses pembiayaan. Monitoring yang tidak berjalan dengan baik dan tidak sesuai dengan peraturan dapat menjadi masalah besar bagi bank. Oleh karena itu, hal ini sangat berpengaruh terhadap pembiayaan linkage yang melibatkan banyak pihak di dalamnya yang terdapat beberapa pola dalam pemberian pembiayaannya. Monitoring juga penting dilaksanakan untuk mencapai tujuan dari Linkage Program dan juga tujuan dari bank syariah yaitu untuk membangun ekonomi masyarakat yang salah satunya adalah untuk mengembangkan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa monitoring yang dilakukan PT Bank Syariah Mandiri kantor pusat dalam pembiayaan linkage antara standar monitoring dalam teori perbankan dengan standar monitoring yang berada di bank sendiri, terdapat beberapa ketidaksesuaian, tetapi juga terdapat beberapa kesesuaian. Monitoring dilakukuan oleh PT Bank Syariah Mandiri kantor pusat secara on desk dan on site sejak nasabah mengajukan pembiayaan kepada bank dan terus berlanjut ke proses pemberian pembiayaan hingga ke pelunasan pembiayaan. Dan juga terdapat beberapa perbedaan objek monitoring dari pola executing dan pola channelling dalam pembiayaan linkage di PT Bank Syariah Mandiri kantor pusat ini.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15705/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025037%20%20_%20DINAR%20SARAH.pdf

Unduh!