Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

Damarwulan, Dini

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah adalah observasional dengan pendekatan case control. Variabel yang diteliti diantaranya umur, jenis kelamin, perilaku merokok, pengetahuan, kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan matahari, suhu, dan kelembaban. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan observasi rumah. Data sekunder bersumber dari formulir TB-01 dan TB-06. Jumlah sampel adalah 30 untuk kasus dengan BTA (+) dan 60 untuk kontrol dengan BTA (-). Teknik pengambilan sampel dengan metode sampling quota. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil uji univariat menunjukkan proporsi penderita TB Paru sebagian besar adalah umur produktif (54,4%), berjenis kelamin laki-laki (54,4%), tidak merokok (75,6%), pengetahuan baik (62,2%), ventilasi baik (54,4%), pencahayaan matahari baik (52,2%), kepadatan hunian baik (65,6%), suhu baik (54,4%), dan kelembaban baik (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan
TB Paru yaitu variabel umur (Pvalue=0,001), perilaku merokok (Pvalue=0,000), pengetahuan (Pvalue=0,031), kepadatan hunian (Pvalue=0,000), ventilasi (0,000), pencahayaan matahari (Pvalue=0,000), kelembaban (Pvalue=0,000), dan suhu (Pvalue=0,000), sedangkan variabel jenis kelamin tidak berhubungan dengan kejadian TB Paru (Pvalue=0,231). Hasil uji multivariat menunjukkan variabel pencahayaan matahari merupakan faktor dominan dalam kejadian TB Paru, dimana responden dengan pencahayaan matahari buruk lebih beresiko 209,838 kali untuk terkena TB Paru dibandingkan responden dengan pencahayaan matahari baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pihak Puskesmas Pesanggrahan menjalin lintas sektoral yang terkait dengan upaya program penanggulangan tuberkulosis berupa penyuluhan tentang faktor risiko penularan TB Paru dan meningkatkan kegiatan pengobatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/1/FIKES_KESMAS_1305015036_DINI%20DAMARWULAN.pdf

Unduh!

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

Hilmanuddin, Iman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis eksposisi. Penelitian ini dilakukan di SMP MBS KS Bekasi, kelas VIII pada semester ganjil. Tahun ajaran 2019 – 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan deasin factorial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian hasil motivasi menulis dengan penyebaran angket motivasi menulis siswa. Analisis data terdiri dari pengujian instrument selanjutnya dilakukan uji persyaratan analisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Pengajuan hipotesis dengan uji Tukey Berdasarkan hasil hipotesis dan analisis data, disimpulkan bahwa: (1) keterampilan menulis eksposisi pada kelompok siswa yang diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembeljaaran STAD yaitu Thitung =5,22 > Ttabel = 1,73 (2) keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang memiliki motivasi tinggi pada kelas eksperimen dan diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembelajaran STAD, yaitu Thitung = 3,31 > Ttabel = 1,73 (3) hasil keterampilan menulis siswa yang memiliki motivasi rendah pada kelas kontrol dan diberi model GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model STAD, yaitu Th = 2,11 > Ttabel = 1,73 (3) terdapat pengaruh antara model pembeleajaran koooperatif tipe group investigation (GI) dengan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa yaitu, Fh = 1,75 > Ft = 1,73 Secara umum, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe groupinvestigation dan motivasi menulis siswa berpengaruh terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/1/SPS_INDONESIA_1609057030_IMAN%20HILMANUDDIN.pdf

Unduh!

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

Agatha, Ropika

Hipertensi Merupakan Penyakit Yang Banyak Diderita Lansia, Dengan Prevalensi Yang Semakin Meningkat Setiap Tahunnya. Hipertensi Disebabkan Karena Status Gizi, Pola Makan Dan Kualitas Tidur Yang Kurang Efektif. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Hubungan Status Gizi, Asupan Makan Dan Kualitas Tidur, Dengan Tekanan Darah Pada Kelompok Usia >45 Tahun Di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Penelitian Ini Menggunakan Metode Cross
Sectional Dengan Sampel Sebanyak 47 Orang Yang Diambil Dengan Teknik Total Sampling. Data Berat Badan Dan Tinggi Badan Diambil Dengan Pengukuran Antropometri, Data Tekanan Darah Diambil Menggunakan Alat Sphymomano Meter , Data Pola Makan Diambil Dengan Metode Wawancara Menggunakan Form Semi Quantitatif Food Frequency Quesioner Dan Data Kualitas Tidur Diambil Menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (Psqi). Teknik Analisis Data Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Responden Dengan Tekanan Darah Tinggi Sebanyak 72,7%. Kualitas Tidur Buruk Sebanyak 61,7%. Status Gizi Normal Sebanyak 44,7%. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Asupan Natrium Dan Kualitas Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P<0,05). Sedangkan Status Gizi, Asupan Lemak, Dan Asupan Kalium Tidak Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P>0,05). Berdasaran Penelitian Ini Maka Saran Yang Diberikan Yaitu Mengadakan Penyuluhan Mengenai Pola Makan Gizi Seimbang, Pemantauan Berat Badan Agar Status Gizi Tetap Terkontrol Dan Edukasi Mengenai Kesehatan Psikologis Yang Sering Dialami Pra Lansia Dan Lansia Seperti Cemas, Depresi Dan Gangguan Tidur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/1/FIKES_GIZI_1505025133_ROPIKA%20AGATHA.pdf

Unduh!

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

Sugiyarti, Sugiyarti

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek meliputi: 1) Hubungan Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 2) Hubungan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 3) Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra Secara Bersama-sama dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen studi korelasi. Sampel
yang digunakan adalah 38 siswa terdiri dari kelas IX-G SMP Negeri 242 Jakarta, dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes penguasaan kosakata bentuk pilihan ganda telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,90 > 0,7; dan angket minat baca siswa yang telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,86 > 0,7. Sedangkan untuk tes kemampuan menulis cerpen dengan siswa membuat cerpen dengan koefisien reliabilitas =0,798 > 0,7. Analisis data menggunakan teknik regresi. Hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 56.628. Y = 56.628 + 1.958 X1 dengan sig sebesar = 0.000 < 0,05 dan thitung = 6,058. Koefisien determinasi sebesar 9,37% (2) Terdapat hubungan positif minat membaca sastra dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 21.632. Y = 21.632+ 0,279 X2 dengan sig sebesar 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,028. Koefisien determinasi sebesar 9,12% (3) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dan minat belajar sastra secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek, koefisien korelasi 41.214. Y = 41.214 + 1.207 X1 + 0,303 X2 nilai Sig = 0. 000 < 0,05 dan Fhitung = 390,317. Koefisien determinasi sebesar 9,78%. Penelitian ini berimplikasi untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen dengan menguasai kosakata dan mempunyai minat baca yang tinggi, hal ini terdapat interaksi pengaruh penguasaan kosakatadan minat belajar sastra terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Secara keseluruhan ditemukan bahwa kemampuan menulis cerita pendek akan meningkat ketika siswa mempunyai penguasaan kosakatadan minat belajar sastra yang baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/1/SPS_INDONESIA_1709057023_SUGIYARTI.pdf Unduh!

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

Dewi, Deli Kusuma

Manajemen rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan jasa pelayanan yang bermutu lebih baik, penanganan pasien lebih cepat, harga relatif murah dan bermanfaat. Menghitung analisis biaya melalui perhitungan unit cost dapat digunakan rumah sakit sebagai dasar pengukuran kinerja, penyusunan anggaran, subsidi dan dapat dijadikan acuan dalam mengusulkan tarif pelayanan rumah sakit yang baru. Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi terbaru biaya satuan rawat inap kelas I RSIJ Cempaka Putih Tahun 2017. Jenis penelitian adalah desain riset operasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode double distribution dengan bantuan spreadsheet aplikasi microsoft excel. Objek penelitian adalah biaya satuan pelayanan rawat inap Paviliun Arafah Atas yang dibatasi hanya pada biaya langsung dan tidak langsung dari bulan Januari sampai Desember 2016. Hasil penelitian didapat struktur biaya yang terdiri dari biaya investasi sebesar Rp. 151.440.261,- operasional sebesar Rp. 3.634.796,- dan pemeliharaan sebesar Rp. 30.807.624,-. Kesimpulan penelitian, dari biaya total Rp. 3.817.044.179,- dan jumlah hari rawat Paviliun Arafah Atas sebanyak 6.640 hari, didapatkan hasil unit cost sebesar Rp. 574.044.179,-. Hasil tersebut sangat jauh berbeda dengan besar tarif rawat inap Paviliun Arafah Atas tahun 2017 sebesar Rp. 400.000,-. Saran peneliti perlu adanya perbaikan sistem informasi keuangan yang dapat menampilkan biaya secara rinci pada setiap komponen di unit rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/1/FIKES_KESMAS_1305015031_DELI%20KUSUMA%20DEWI.pdf

Unduh!

Resonator Ortogonal untuk Pembangkit Polarisasi dengan Mengadaptasi Metode Integrasi Antena dan Filter

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15747/

Resonator Ortogonal untuk Pembangkit Polarisasi dengan Mengadaptasi Metode Integrasi Antena dan Filter

Cahyasiwi, Dwi Astuti

Polarisasi merupakan salah satu parameter antena yang telah banyak diteliti untuk menjawab kebutuhan aplikasi sistem komunikasi nirkabel. Polarisasi adalah parameter yang menunjukkan bagaimana medan listrik pada gelombang elektromagnetik beradiasi pada medan jauh. Keberagaman polarisasi menjadi salah satu cara dalam meningkatkan kapasitas transmisi sistem komunikasi nirkabel dan bergerak, karena penggunaan antena dengan polarisasi yang berbeda maka spektrum frekuensi dapat kembali digunakan. Beberapa metode untuk mengatur polarisasi telah diteliti baik untuk polarisasi linier maupun melingkar. Beberapa metode juga telah mengajukan pembangkit polarisasi dengan struktur yang serupa namun dengan tambahan rekonfigurasi dapat menghasilkan polarisasi linier dan melingkar. Dari metode terdahulu belum pernah menggunakan metode pembangkit polarisasi yang dapat juga menambahkan parameter antena dengan kemampuan seleksi sebagaimana sebuah filter. Kemampuan filter untuk melewatkan daya pada frekuensi operasi dan menahan daya di luar frekuensi operasinya merupakan fungsi yang penting untuk mencegah terjadinya interferensi pada sinyal telekomunikasi. Selama ini teknik pembangkit polarisasi dan teknik untuk menghasilkan selektifitas pada antena merupakan dua metode yang terpisah. Penelitian ini mengajukan sebuah metode yang menggabungkan teknik pembangkit polarisasi dan teknik pembentuk selektifitas menjadi satu metode yang sama, karena kebutuhan telekomunikasi nirkabel di masa yang akan datang adalah penggunaan perangkat yang terintegrasi dan multifungsi.
Disertasi ini mengajukan sebuah metode untuk membangkitkan polarisasi berdasarkan teori polarisasi umum. Medan listrik berjalan yang mewakili polarisasi antena sesungguhnya dapat diuraikan menjadi dua komponen medan listrik maya dengan arah vertikal dan horisontal, sehingga kedua medan listrik yang ortogonal ini dapat diwakili masing-masingnya oleh resonator dengan arah arus permukaan vertikal dan horisontal. Saat penggabungan kedua resonator ini dilakukan, maka polarisasi dapat dibangkitkan menjadi vertikal, 75, 45 serta melingkar dengan mengubah variabel panjang dan lebar radiator, jarak antara radiator dan resonator serta jarak antara resonator. Integrasi komponen radiator dan resonator ini mengadaptasi integrasi antena-filter menggunakan pencatu tunggal. Metode yang diajukan dimodelkan pada radiator berbentuk persegi dengan arus permukaan vertikal serta resonator yang memberikan arus permukaan horisontal yang dapat direpresentasikan antara lain oleh dua jenis resonator yaitu, interdigital dengan lubang via dan hairpin, dimana kedua resonator ini membentuk komponen ortogonal jika masing-masingnya diintegrasi dengan radiator persegi.
Pengujian model dilakukan secara simulasi dan diverifikasi dengan pembuatan sebuah purwarupa antena dengan polarisasi 45 dan dua buah antena dengan polarisasi melingkar serta divalidasi dengan pengukuran. Hasil desain antena-filter dengan resonator interdigital membuktikan bahwa metode yang diajukan berhasil membangkitkan polarisasi vertikal, 75, 45 pada frekuensi kerja 4.65 GHz, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 300 MHz, dan perolehan masing-masing 5,4 dBi, 6,7 dBi dan 6,82 dBi. Antena-filter dengan polarisasi melingkar menggunakan sebuah resonator interdigital berhasil diperoleh dengan frekuensi kerja 4,65 GHz, perolehan 6,467 dBi, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 224 MHz dan lebar pita rasio aksial 160 MHz. Antena-filter dengan polarisasi melingkar menggunakan sebuah resonator hairpin juga diperoleh dengan frekuensi kerja 2,58 GHz, lebar pita impedansi -10 dB sebesar 133 MHz, lebar pita rasio aksial 20 MHz dan perolehan 6,8 dBi yang dapat digunakan untuk aplikasi satelit broadcast. Seluruh antena juga memiliki respon perolehan seperti respon filter lolos-pita sebagaimana respon antena-filter. Maka dapat disimpulkan bahwa polarisasi dapat dibangkitkan dengan integrasi dua komponen resonator ortogonal mengadaptasi metode integrasi antena dan filter, dimana keseimbangan besar medan ortogonal dipengaruhi oleh panjang dan lebar radiator persegi, sedangkan perbedaan fasa dipengaruhi oleh besar celah antara radiator dengan resonator.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15747/1/Disertasi_kepangkatan.pdf

Unduh!

Gambaran Beban Kerja Sdm Administrasi Pasien Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2014

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15745/

Gambaran Beban Kerja Sdm Administrasi Pasien Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2014

Azharuddin, Azharuddin

Rumah Sakit merupakan organisasi yang paling kompleks dengan produksi yang beragam diantaranya memberikan pelayananan kesehatan pada masyarakat dengan teknologi tepat guna. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih merupakan rumah sakit swasta yang berorientasikan pada pelayanan kaum dhu‟afa. Salah satunya adalah program KJS (program sebelum BPJS), banyaknya masyarakat DKI Jakarta dengan status kurang mampu/miskin yang berobat ke Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih membuat volume kerja semakin tinggi di bagian administrasi pasien dan bagian penagihan di Keuangan. Penelitian ini menggunakan rancangan Deskriptif Kuantitatif dengan melakukan pencatatan kegiatan SDM Administrasi Pasien, kemudian kegiatan itu dibagi berdasarkan variabel penelitian yaitu waktu kegiatan produktif langsung, waktu kegiatan produktif tidak langsung dan kegiatan tidak produktif untuk mendapatkan gambaran beban kerja SDM Administrasi Pasien. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Jl. Cempaka Putih Tengah I No. 1 Jakarta Pusat. Objek penelitian ini adalah kegiatan administrasi pasien yang dilakukan oleh pegawai dengan mengamati kegiatan kerjanya. Peneliti akan mengukur waktu dan mencatat kegiatan dengan metode work sampling selama obyek melakukan aktifitas administrasi pasien. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah jam digital dan lembar formulir work sampling. Hasil penelitian menunjukan rata-rata beban kerja yang dilakukan oleh SDM Administrasi Pasien yaitu : Rata-rata beban kerja SDM Administrasi Pasien selama 2 shift yaitu: kegiatan produktif langsung shift pagi 704 menit dengan jumlah 87,78 %, kegiatan produktif tidak langsung 46 menit dengan jumlah 5,74% dan kegiatan tidak produktif 52 menit dengan jumlah 6,48%.Rata-rata kegiatan produktif langsung shift sore 448 menit dengan jumlah 86,32 %, kegiatan produktif tidak langsung 20 menit dengan jumlah 3,85% dan kegiatan tidak produktif 51 menit dengan jumlah 9,83%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui beban kerja terbilang tinggi. Saran peneliti adalah sebaiknya untuk Unit Kasir disarankan untuk lebih mengisi kegiatan yang kosong dengan membantu SDM Administrasi Pasien yang lain agar waktu kerja lebih produktif.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15745/1/FIKES_KESMAS_0905015004_AZHARUDDIN.pdf

Unduh!

Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro, Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik dengan Obesitas di Kantor Asuransi Jagadiri Cabang Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15744/

Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro, Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik dengan Obesitas di Kantor Asuransi Jagadiri Cabang Jakarta Selatan

Fauziah, Hani

Prevalensi Obesitas Sentral Pada Orang Dewasa Di DKI Jakarta Terus Meningkat. Prevalensi Obesitas Sentral Tertinggi Di DKI Jakarta (39,3 %) Dibandingkan Prevalensi Obesitas Sentral Penduduk Umur ≥18 Tahun Di Indonesia Yaitu Sejumlah 26,6 %, Lebih Tinggi Dari Prevalensi Pada Tahun 2007 (18,8%). Tujuan Utama Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Asupan Zat Gizi Makro, Pengetahuan Gizi, Dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Sentral Pada Karyawan Di Kantor Asuransi Jagadiri Cabang Jakarta Selatan. Sampel Penelitian Ini Sebanyak 41 Responden. Jenis Penelitian Ini Adalah Kuanitatif Dengan Desain Penelitian Cross Sectional Dengan Teknik Pengambilan Sampel Dengan Total Sampling. Lingkar Pinggang Disesuaikan Dengan Kategori Berdasarkan WHO 2008. Untuk Mengetahui Hubungan Antara Varibel Independen Dan Dependen Maka Analisis Data Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Responden Sebagian Besar Berjenis Kelamin Perempuan Yaitu 63,4%. Angka Kejadian Obesitas Sentral Yaitu 65,9% Dengan Tingkat Asupan Energi Baik 87,5 %, Asupan Protein Lebih 79,2%, Asupan Lemak Lebih 70,8%, Asupan Karbohidrat Lebih 88,9 %, Tingkat Aktivitas Fisik Ringan 83,3 %, Dan Pengetahuan Gizi Baik 75%. Hasil Uji Statistic Menunjukkan Ada Hubungan Antara Asupan Energi, Asupan Protein, Asupan Lemak Dan Tingkat Aktivitas Fisik (P-Value < 0,05) Dan Tidak Terdapat Hubungan Antara Asupan Karbohidrat Dan Pengetahuan Gizi (P-Value > 0,05).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15744/1/FIKES_GIZI_%201405025049_%20HANI%20FAUZIAH.pdf

Unduh!

Hubungan Pengetahuan, Peran Teman Dan Iklan Rokok Di Media Massa Dengan Perilaku Merokok Mahasiswa Di Asrama Mahasiswa Riau Jakarta Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15743/

Hubungan Pengetahuan, Peran Teman Dan Iklan Rokok Di Media Massa Dengan Perilaku Merokok Mahasiswa Di Asrama Mahasiswa Riau Jakarta Tahun 2017

Rahmad, Al Fadli

Merokok merupakan suatu kebiasaan yang merugikan bagi kesehatan. Rokok diketahui banyak mengandung racun/bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku merokok pada mahasiswa di Asrama Mahasiswa Riau Jakarta tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah bersifat observasional dengan menggunakan disain cross sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswa berjumlah 70 mahasiswa, dengan sampel menggunakan metode Sampling jenuh yaitu 70 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan data primer melalui pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel yang memiliki hubungan secara bermakna
dengan perilaku merokok adalah pengetahuan perilaku merokok (P-value 0,000), akses rokok dengan perilaku merokok (P-value 0,000), peran teman dengan perilaku merokok (P-value 0,001), dan iklan rokok media massa dengan perilaku merokok (P-value 0,011). Sedangkan penelitian yang menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara jenis kelamin (P-value 0,245), sikap (Pvalue 0,873), dan uang saku (P-value 0,763). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan kepada ketua Asrama untuk memberikan informasi promosi kesehatan melalui poster, leaflet, spanduk, reklame, yang di pasang disekitar Asrama untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan, dan membuat larangan kawasan tanpa rokok (KTR) di area sekitar lingkungan Asrama dan memberikan sanksi bagi mahasiswa yang masih melakukan praktik merokok, sehingga dapat mengurangi praktik merokok mahasiswa di lingkungan Asrama.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15743/1/FIKES_KESMAS_1305015013_ALFADLI%20RAHMAD.pdf

Unduh!

Hubungan Kebiasaan Jajan, Pola Makan, dan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15742/

Hubungan Kebiasaan Jajan, Pola Makan, dan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018

Karina, Adis Nindia

Anak usia sekolah disebut juga periode intelektualitas, atau keserasian bersekolah, tumbuh kembang anak usia sekolah yang optimal antara lain dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas asupan zat gizi yang diberikan dalam makanannya. Permasalahan status gizi anak sekolah yaitu kegemukan dan kekurangan gizi. Berdasarkan data Riskesdas 2013, pada anak sekolah usia 5- 12 tahun menunjukkan sebanyak 11,2% mengalami kurus dan 18,8% kegemukan serta Obesitas. Provinsi banten termasuk salah satu provinsi dengan prevalensi anak sekolah kurus dan sangat gemuk berada di atas prevalensi nasional tertinggi di Kota Tangerang (29,4%). Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan jajan, pola makan dan pola asuh makan dengan status gizi pada siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang. Metode penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel adalah siswa kelas 5 dan kelas 6 sebanyak 69 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Analisis dilakukan dengan metode analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact. Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara Kebiasaan Jajan (p-value=0.704) dan Pola Makan (p-value=0.127) dengan Status Gizi di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1. Adanya hubungan Pola Asuh Makan (p-value=0.012) dengan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15742/1/FIKES_GIZI_%201405025004_%20ADIS%20NINDIA%20KARINA.pdf

Unduh!