Hubungan Status Gizi, Asupan Cairan, Kebiasaan Minum dan Pengetahuan Hidrasi dengan Status Hidrasi pada Petugas Pelaksana Sarana-Prasarana Umum di Kelurahan Pondok Ranggon Jakarta Timur Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15661/

Hubungan Status Gizi, Asupan Cairan, Kebiasaan Minum dan Pengetahuan Hidrasi dengan Status Hidrasi pada Petugas Pelaksana Sarana-Prasarana Umum di Kelurahan Pondok Ranggon Jakarta Timur Tahun 2017

Zakiya, Putri Nur Cazmi

Dehidrasi merupakan suatu keadaan dimana tubuh banyak kehilangan cairan. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan kualitas kerja dan konsentrasi daya ingat. Dampak dehidrasi jangka pendek dapat dirasakan secara langsung ketika tubuh kekurangan cairan. Status hidrasi dapat dipengaruhi oleh status gizi, asupan cairan hingga kebiasaan minum. Status hidrasi dapat diperiksa dengan cara membandingkan warna urin dengan skala warna urin atau skala PURI (Periksa Urin Sendiri). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional untuk mengetahui hubungan dari setiap variabel.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 2.9% petugas yang berstatus gizi sangat kurus, 7.4% kurus, 57.4% normal, 8.8% overweight dan 23.5% yang obesitas. Diketahui 47.1% responden terhidrasi dengan baik, 42.6% dehidrasi ringan dan 10.3% mengalami dehidrasi berat. Diketahui 73.5% responden memiliki kebiasaan minum yang baik, 2.9% responden memiliki kebiasaan minum sedang dan 23.5% responden memiliki kebiasaan minum buruk. Diketahui 41.2% responden mengasup cukup cairan dan 58.8% responden mengasup kurang cairan. Diketahui sebanyak 92.6% memiliki pengetahuan hidrasi baik dan sebanyak 7.4% berpengetahuan kurang. Pada penelitian ini, diketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan status hidrasi, ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan minum dengan status hidrasi, ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan dengan status hidrasi dan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan hidrasi dengan status hidrasi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15661/1/FIKES_GIZI_1305025079_PUTRI%20NUR%20CAZMI%20ZAKIYA.pdf

Unduh!

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/

Pengaruh Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Di SMk Al Wahyu Cibubur

Fateka, Umi

Penelitian Ini Dilaksanakan Di SMK Al Wahyu Cibubur. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Kuatitatif. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode Ekperimen. Sampel Penelitian Berjumlah 33 Siswa Pada Kelas X MM Untuk Kelas Eksperimen, Dan Juga Berjumlah 33 Siswa X AP Pada Kelas Kontrol. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Metode Inkuiri Yang Diterapkan Pada Kelas Eksperimen Dapat Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Secara Signifikan Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hal Ini Dapat Dilihat Dari Rata-Rata Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Dengan Metode Inkuiri. Hal Ini Terbukti Dari Deskripsi Data Pretest, Ketika Belum Diterapkannya Metode Inkuiri Dikelas Eksperimen Mendapatkan Hasil Mean Kelas X=47,2 Dan Kelas Kontrol X=48,3. Namun Setelah Diberikan Perlakuan X Posttest Kelas Eksperimen Mencapai X=75,3 Dan Kelas Kontrol X=70,5. Sedangkan Hasil Analisis Data Menggunakan Statistic Uji-T Diperoleh Thitung = 5,39 Dan Ttabel = 0,05 (1,69). Sehingga Thitung (5,39 > 1,69). Dengan Demikian Dapat Dikatakan Bahwa Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Pada Pembelajaran Menggunakan Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMK Al- Wahyu Cibubur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15660/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_%201307015054_%20UMI%20FATEKA.pdf

Unduh!

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/

Hubungan Status Merokok, Konsumsi Alkohol Asupan Energi dan Zat Gizi Maktro dengan Status Gizi Anak Jalanan di Jakarta Selatan Tahun 2016.

Hayati, Illa

Prevalensi masalah gizi ganda pada remaja di Indonesia seperti gizi kurang, dan gizi lebih, hingga saat ini masih tinggi dan belum terselesaikan. Selain itu, masalah tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif dimasa yang akan datang (Fauzi, 2012). Masalah status gizi akan menjadi lebih kompleks jika terjadi pada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau pada anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan status merokok, konsumsi alkohol, dan asupan zat gizi makro dengan status gizi anak jalanan di Jakarta Selatan. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional, yang di lakukan pada bulan Juli-Agustus 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan di daerah Jakarta Selatan yang berjumlah 30 anak jalanan dengan menggunakan qouta sampling . Data yang dikumpulkan adalah data primer yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden melalui kuesioner yang telah di persiapkan. Hasil penelitian diketahui terdapat variabel yang berhubungan dengan status gizi adalah status merokok (p-value 0.044), asupan energi (p-value 0.004) dan asupan lemak dengan (p-value 0.047), sedangkan konsumsi alkohol (p-value 0.132) asupan protein (p-value 0.108) dan asupan karbodirat (p-value 0.132) tidak ditemukan adanya hubungan dengan status gizi. Peneliti merekomendasikan untuk di lakukan penelitian yang serupa dengan jumlah populasi yang lebih luas dengan menggunakan desain penelitian yang dapat menggambarkan sebab akibat, serta responden lebih memperhatikan asupan makan, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Di harapkan kepada Dinas Sosial Jakarta memberikan promosi dan edukasi kepada anak jalanan di Jakarta Selatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15659/1/FIKES_GIZI_1205025092_IILLA%20HAYATI.pdf

Unduh!

Implementasi Konsep Pendidikan Islam Perspektif Ibnu Taimiyah Dan Muhammad Abduh Dalam RPP Kurtilas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15658/

Implementasi Konsep Pendidikan Islam Perspektif Ibnu Taimiyah Dan Muhammad Abduh Dalam RPP Kurtilas

Drestiani, Tri Anti

Pendidikan Islam sesungguhnya ialah yang dibangun berangkat dari konsep manusia berbasis Islam. Berbagai usaha pemikiran dalam rangka mewujudkan pendidikan sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah seperti pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh. Semua telah mereka rintis dalam karya mereka yang dapat menjadi acuan dalam mengkonsepkan pendidikan Islam di Indonesia. Oleh karena itu penulis akan menganalisis pemikirannya terhadap pendidikan agar dapat di petik buah pembaharuannya yang patut dikinikan, diimplikasikan, diaplikasikan dan diaktualisasikan bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia untuk saat ini. Sehingga sistem, tujuan, kurikulum, metode serta muatan materi pendidikan Islam terus dapat diinovasi secara terus menerus sesuai fi Kulli al-Makan wa fi Kulli al-Zaman. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif, yakni peneliti yang menekankan makna, bukan pengukuran data. Untuk mendapatkan data yang valid dalam penelitian ini maka penulis mengumpulkan data menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan teknik content analysis. Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengetahui konsep pembaruan pendidikan Islam perspektif Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh. Penulis mencoba menganalisis RPP kurtilas dengan konsep pendidikan Islam perspektif Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh yang kemudian akan diimlementasikan untuk sekolah memalui analisis yang dijadikan RPP baru. Cara mengimlementasikannya dengan menggunaan metode imtaq. Metode berbasis imtaq merupakan metode yang dimodifikasi peneliti, baik sebagian maupun seluruh isi konten yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits pada materi struktur. Bahan ajar berbasis imtaq diharapakan dapat berkontribusi bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, baik peningkatan secara IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quetion) maupun SQ (Spiritual Quotien).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15658/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_%201407015058%20_%20TRI%20ANTI%20DRESTIANI.pdf

Unduh!

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak), Dan Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak Tahun 2016

Yuliana, Yuliana

Penyakit gout atau asam urat adalah jenis kristal arthritis yang dihasilkan dari pengendapan asam urat dalam sendi ketika terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia. Kristal asam urat menyebabkan peradangan, pembengkakkan, dan nyeri pada sendi yang terkena terutama jempol kaki. Asupan protein, lemak karbohidrat, dan IMT mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu variabel dependen dan variabel independen diteliti pada saat bersamaan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro (Karbohidrat, Protein, dan Lemak) dan status gizi terhadap kadar asam urat pada penderita gout di poliklinik penyakit dalam RSU Dr. Soedarso Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas berjenis kelamin laki-laki berpendidikan tinggi dengan status bekerja. Rata-rata usia 57 tahun dengan tinggi badan 162,76 cm dan berat badan 63,05 kg. Rata-rata asupan karbohidrat 278.42 gram, protein 97,32 gram dan lemak 61,32 gram . Rata-rata status gizi penderita gout 23.85 kg/m2. Analisis bivariate menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan protein, lemak dan status gizi dengan kadar asam urat pada p-value 0.000, 0.019, dan 0,000 (p<0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15657/1/FIKES_GIZI_1205025090_YULIANA.pdf Unduh!

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecukupan Asupan pada Bayi Usia 6-12 Bulan yang Diberi MP-ASI Komersial Di Posyandu Kelurahan Cinere Kota Depok Tahun 2016

Safrina, Yulia Nur Amalia

Makanan tambahan pabrikan/komersial disebut juga makanan pendamping ASI pabrikan (MP-ASI pabrikan) atau makanan komersial. Makanan bayi tersedia dalam bentuk tepung campuran instan dan biskuit yang dapat dimakan secara langsung atau dapat dijadikan bubur. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan metode sampling jenuh serta menggunakan uji chi-square. Pengumpulan data dengan wawancara dengan 30 responden di 7 Posyandu Kelurahan Cinere. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI Komersial: seluruh responden memliki asupan energi defisit berat 30 responden (100%). Umur ibu ≤ 35 Tahun sebanyak 27 responden (90%). Pendidikan ibu < SMA sebanyak 26 responden (86,7%). Pengetahuan ibu sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Jumlah anak sedikit < 3 orang sebanyak 27 responden (90%). Pendapatan keluarga ≤ UMR Rp.3.046.180 sebanyak 21 responden (70%). Keterpaparan informasi sedang sebanyak 14 responden (46,7%). Sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga (66,7%) dan dukungan suami (100%) terkait MP-ASI. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan karakteristik ibu, faktor predisposisi dan faktor pendukung dengan kecukupan asupan pada bayi yang diberi MP-ASI Komersial. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15656/1/FIKES_GIZI_1205025089_YULIA%20NUR%20AMALIA%20SAFRINA.pdf Unduh!

Perencanaan Dimensi Sumur Resapan Air Hujan Untuk Konservasi Air Di daerah Permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15655/

Perencanaan Dimensi Sumur Resapan Air Hujan Untuk Konservasi Air Di daerah Permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat

Arham, Brenda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi ukuran sumur respan air hujan di daerah permukiman Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan yang berada di wilayah Kelurahan Baleendah. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian wilayah permukiman di Kelurahan Baleendah. Penetapan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode area sampling, yang di dasarkan pada satuan lahan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Rumus Sunjoto, yaitu menentukan kedalaman efektif sumur resapan air hujan rencana (H) melalui factor-faktor penentu dimensi sumur resapan air hujan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa daerah permukiman Kelurahan Baleendah terbagi menjadi dua wilayah Satuan Lahan sumur resapan yaitu Satuan Lahan ADP dan Satuan Lahan AMP. Dimensi sumur resapan air hujan untuk berbagai luas atap di Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat, menunjukkan bahwa kedalaman sumur resapan rencana bervariasi. Untuk Wilayah Satuan Lahan ADP dengan jari-jari sumur ditentukan 0,5 m, dan hujan periode ulang ditentukan 5 tahun. Jika diketahui luas atap 50 m2, maka kedalaman sumur 1,5 m. Untuk wilayah Satuan Lahan AMP dengan jari-jari sumur ditentukan 0,6 m, dan hujan periode ulang ditentukan 10 tahun. Jika diketahui luas atap 75 m2, maka kedalaman sumur 1,19 m.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15655/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095005_BRENDA%20ARHAM.pdf

Unduh!

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Sentral Pada Ibu Rumah Tangga Di Perumahan Griya Labuan Asri Desa Sukamaju Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15654/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Sentral Pada Ibu Rumah Tangga Di Perumahan Griya Labuan Asri Desa Sukamaju Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Tahun 2016

Rahayu, Widyaningrum Hidayati

Obesitas sentral merupakan masalah kesehatan dan gizi yang terjadi di berbagai kalangan baik di Negara berkembang maupun Negara maju. Obesitas sentral merupakan salah satu penyebab dari terjadinya berbagai penyakit degeratif yang kejadiannya dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, yang ditandai dengan lingkar perut >80 cm untuk perempuan dan >90 cm untuk laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada ibu rumah tangga di Perumahan Griya Labuan Asri Desa Sukamaju Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang.
Desain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ialah 67 ibu rumah tangga yang diperoleh secara systematic random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini ialah data pengukuran lingkar perut, karakteristik ibu rumah tangga, pengetahuan, aktivitas fisik, asupan (energi, karbohidrat, protein, lemak, dan serat), dan frekuensi konsumsi minum minumam manis. Uji chi-square digunakan pada saat menganlisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi obesitas sentral pada ibu rumah tangga adalah 62,7%. Faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada ibu rumah tangga adalah usia (p-value 0,021), tingkat pendapatan (p-value 0,044), riwayat obesitas keluarga (p-value 0,001), aktivitas fisik (p-value 0,039), asupan energi (p-value 0,005), asupan karbohidrat (p-value 0,000), asupan protein, (p-value 0,006), asupan lemak (p-value 0,000), dan asupan serat (p-value 0,007). Tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, jumlah keluarga, dan frekuensi konsumsi minum minuman manis diketahui tidak memiliki hubungan dengan obesitas sentral.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15654/1/FIKES_GIZI_1205025088_WIDYANINGRUM%20HIDAYATI%20RAHAYU.pdf

Unduh!

Pemanfaatan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata duch) dalam Pembuatan Brownies Kukus untuk Makanan Selingan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15653/

Pemanfaatan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata duch) dalam Pembuatan Brownies Kukus untuk Makanan Selingan

Utami, Tri

Labu kuning merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A, B, dan C, mineral, protein, lemak serta karbohidrat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan satu faktorial. Dengan perlakuan tepung labu kuning. Uji daya terima diperoleh melalui pengujian organoleptik yang dilakukan oleh panelis agak terlatih sebanyak 30 orang yaitu mahasiswa jurusan gizi Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka . Hasil penilaian uji organoleptik diolah menggunakan ANOVA dan Uji lanjut Duncan untuk melihat perbedaan dari tiap formula dan untuk menarik kesimpulan produk mana yang paling unggul, dilakukan penjumlahan skor rata-rata dari mutu warna, tekstur, rasa dan aroma dari tiap formulasi. Berdasarkan hasil uji statistik daya terima terhadap kesukaan warna nilai p=0,034; tekstur p=0,852; rasa nilai p=0,906; aroma nilai p=0,396; dan mutu hedonik dengan nilai warana nilai p= 0,475, tekstur nilai p = 0,390, rasa nilai p= 0,008, dan aroma nilai p =0,519. Ada pengaruh yang signifikan pada daya terima tepung labu kuning dalam pembuatan brownies kukus terhadap kesukaan meliputi warna dan pada mutu hedonik meliputi rasa. Dan pada penilaian tektur, rasa, aroma tidak terdapat pengaruh nyata terhadap daya terima brownies kukus. Maka hasil uji daya terima diperoleh formula terpilih setelah kontrol yaitu formula 70% dengan substitusi tepung labu kuning sebanyak 140 g.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15653/1/FIKES_GIZI_1205025086_TRI%20UTAMI.pdf

Unduh!

Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PAI (Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15652/

Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran PAI (Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta)

Wirana, Tanjung Surya

Salah Satu Kebutuhan Yang Dimiliki Siswa Adalah Kebutuhan Penghargaan Yang Terdapat Dalam Kebutuhan Intelektual (Berprestasi). Kegiatan Yang Dapat Dilakukan Oleh Guru Untuk Memenuhi Kebutuhan Penghargaan Dalam Pembelajaran Yaitu Dengan Cara Memberikan Reward Dan Punishment. Pemberian Reward Dan Punishment Dalam Pembelajaran Memiliki Implikasi Yaitu Siswa Diakui Sebagai Individu Unik Yang Memiliki Kemampuan Tertentu Dan Karakteristik Yang Dapat Dihargai. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kuantatif, Untuk Mengetahui Berapa Persentase Pengaruh Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Populasi Yang Digunakan Yaitu Kelas V Di SD Muhammadiyah 5 Jakarta. Pengambilan Data Menggunakan Metode Sampling Jenuh Karena Dengan Itu Diharapkan Dapat Mewakili Populasi Yang Ada. Instrumen Penelitian Yang Digunakan Pada Penelitian Kali Ini Menggunakan Kuesioner Dengan Model Skala Likert. Kuesioner Diberikan Kepada Sampel Yang Berjumlah 95 Orang. Untuk Pengujian Data, Penulis Menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana. Sedangkan Dalam Mengolah Data, Penulis Menggunakan Alat Bantu Statistik Yaitu SPSS Versi 22.0 Dengan Cara Analyze – Regression – Linear. Hasil Penelitian Menunjukan Adanya Pengaruh Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Prestasi Belajar Siswa Dengan Tingkat Persentase 14 % Sedangkan 86 % Dijelaskan Oleh Sebab-Sebab Lain Di Luar Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI. Untuk Persamaan Regresi Linear Terjadi Hubungan Positif Antara Dua Variabel Di Mana Semakin Baik Isi Dari Reward Dan Punishment Pada Mata Pelajaran PAI Maka Semakin Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15652/1/FAI_PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM_1207015068_TANJUNG%20SURYA%20WIRANA.pdf

Unduh!