Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu dengan Pola Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Usia 6-24 Bulan Di Suku Semende Kecamatan Muara Sahung, Kaur, Bengkulu, Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16252/

Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu dengan Pola Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Usia 6-24 Bulan Di Suku Semende Kecamatan Muara Sahung, Kaur, Bengkulu, Tahun 2019

Safitri, Aneke Meta

Prevalensi masalah gizi pada anak balita di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah pola makan yang kurang baik. Suku Semende di Muara Sahung merupakan kelompok Semende yang melakukan migran ke wiilayah Bengkulu. Di Suku Semende masih ada pantangan pemberian makanan tertentu pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu dengan pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA) usia 6-24 bulan di Suku Semende Kecamatan Muara Sahung, Kaur, Bengkulu. Metode penelitian bersifat descriptive observasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang berusia 6-24 bulan di Suku Semende yang diambil secara Accidental Sampling. Data hasil wawancara pendidikan ibu, kuesioner pengetahuan ibu, dan kuesioner pola PMBA dianalisis dengnan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Proporsi pola PMBA yang tidak tepat adalah 60,0%. Sebagian besar responden memiliki pendidikan yang rendah dan memiliki pengetahuan yang tinggi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pendidikan ibu dengan pola PMBA nilai p-value = (0.000) < (0.05), terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan pola PMBA nilai pvalue = (0.002) < (0.05). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16252/1/FIKES_GIZI_1705029001_ANEKE%20META%20SAFITRI.pdf Unduh!

Hubungan Antara Keanggotaan Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI),Pengetahuan Ibu Tentang ASI, Pendidikan DanPekerjaan Ibu Bayi Dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Palasari, Kecamatan Legok

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16251/

Hubungan Antara Keanggotaan Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI),Pengetahuan Ibu Tentang ASI, Pendidikan DanPekerjaan Ibu Bayi Dengan
Praktik Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Palasari, Kecamatan Legok

Rakhmini, Fitri Fajar

Modal Dasar Pembentukan Manusia Berkualitas Dimulai Sejak Bayi Dalam Kandungan Disertai Dengan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Sejak Dini, Terutama Pemberian ASI Eksklusif Yaitu Pemberian Hanya ASI Kepada Bayi Sejak Lahir Sampai Berusia 6 Bulan. Resiko Kematian Neonatal (Bayi Baru Lahir) Meningkat Empat Kali Lipat Pada Kelompok Bayi Yang Mendapat Makanan Atau Minuman Selain ASI (Pre Laktal) Dibanding Bayi Yang Mendapat ASI Eksklusif. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Hubungan Antara Keanggotaan Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI), Pengetahuan Ibu Tentang ASI, Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Bayi Dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Palasari, Kecamatan Legok. Penelitian Ini Menggunakan Desain Cross-Sectional. Populasi Penelitian Ini Adalah Seluruh Ibu Balita 0-6 Bulan Di Desa Palasari. Metode Sampling Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Quota Sampling Dengan Jumlah Sampel Penelitian 97 Ibu Bayi 0-6 Bulan. Analisis Statistik Yang Digunakan Adalah Dengan Uji Chi-Square. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Sebagian Besar Responden Bukan Merupakan Anggota Kelompok Pendukung ASI Yaitu 69.1%, Dengan Tingkat Pengetahuan Baik 73.2%, Pendidikan Tinggi Yaitu 55,7%, Status Pekerjaan Tidak Bekerja Yaitu 86,6%, Dan Praktik Pemberian ASI Eksklusif 54.6%. Hasil Uji Statistik Menunjukan Ada Hubungan Antara Keanggotaan Kelompok Pendukung ASI (P-Value = 0,000), Tingkat Pengetahuan Ibu (P-Value = 0,000), Pekerjaan Ibu (P-Value = 0,015) Dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif Dan Tidak Terdapat Hubungan Antara Pendidikan Ibu Dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif (P-Value = 0,207).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16251/1/FIKE_GIZI_1405025113_FITRI%20FAJAR%20RAKHMINI.pdf

Unduh!

Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16250/

Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia

Indriany, Resty

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap indeks harga saham gabungan yang ada di Indonesia periode 2013-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang digunakan terdiri dari variabel independen yaitu inflasi dan tingkat suku bunga, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah indeks harga saham gabungan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convinience sampling yaitu kumpulan informasi dari anggota-anggota populasi yang mudah di peroleh dan mampu menyediakan informasi tersebut. Populasi penelitian yang digunakan adalah data inflasi, tingkat suku bunga dan indeks harga saham gabungan di Indonesia periode 2013-2018. Data inflasi, tingkat suku bunga dan ihsg yang di telaah diperoleh dari situs resmi www.bi.go.id, www.bps.go.id, dan https://m.id.investing.com. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis manajemen keuangan, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis manajemen keuangan dari variabel Indeks Harga Saham Gabungan (Y) memiliki hasil rata-rata (mean) sebesar 5226,5032 dengan standar deviasi sebesar 612,16771. Variabel Inflasi (X1) memiliki hasil rata-rata (mean) sebesar 5,0508 dengan standar deviasi sebesar 1,87789. Variabel Tingkat Suku Bunga (X2) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 6,1319 dengan standar deviasi sebesar 1,27887.Hasil analisis model regresi linier berganda mendapatkan persamaan . Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terdapat heteroskedastisitas dan tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi memiliki sifat Best Linear Unbiased Estimator (BLUE).
Hasil analisis koefisien determinasi sebesar 0,590 artinya variabel independen yaitu inflasi dan tingkat suku bunga mampu menjelaskan variasi variabel dependen yaitu indeks harga saham gabungan sebesar 59% sedangkan sisanya 41% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak di bahas dalam penelitian ini.
Hasil uji parsial (uji t) variabel Inflasi (X1) memiliki hasil thitung sebesar 4,871 > t (0,05 ; 69) = 1,667 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka variabel inflasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Variabel X2 yaitu Tingkat Suku Bunga memiliki hasil thitung sebesar -2,880 > -t (0,05 ; 69) = -1,667 dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05 maka variabel tingkat suku bunga secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Hasil uji simultan (uji F) sebesar 6,363 > F 0,05 (2 ; 69) = 3,13 dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05, maka variabel inflasi dan tingkat suku bunga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Dari hasil penelitian ini disarankan bagi para investor agar memperhatikan faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham agar mendapat keuntungan yang lebih tinggi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16250/1/FEB_MNJ_1502025219_RESTY%20INDRIANY.pdf Unduh!

Pengaruh Struktur Modal dan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16249/

Pengaruh Struktur Modal dan Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia

Oktaviani, Reninda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplansi yaitu untuk menjelaskan hubungan antara variabel dependen dan variabel independen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012 sampai dengan 2017 yaitu dengan sebanyak 18 perusahaan. Teknik pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampling dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan terdapat 6 perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini dengan total pengamatan sebanyak 36 data. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis deskripsi keuangan, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel struktur modal dan keputusan investasi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan keputusan investasi tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16249/1/FEB_MNJ_1502025218_RENINDA%20OKTAVIANI.pdf

Unduh!

Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16248/

Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan di Indonesia

Putri, Regita Nurema

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan di Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi, yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara variavel bebas yaitu Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang terhadap variabel terikat yaitu Nilai Perusahaan dan menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 11 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian, sehingga data penelitian berjumlah 55 data.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah telaah dokumen, data yang ditelaah adalah laporan keuangan tahunan (annual report), jurnal penelitian terdahulu dan literatur lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kinerja Keuangan (ROE) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Variabel Kebijakan Hutang (DER) tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Sedangkan secara simultan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang memiliki pengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah sebesar 0,157. Hal ini berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 15,7%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel independen lain di luar model.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16248/1/FEB_MNJ_1502025217_REGITA%20NUREMA%20PUTRI.pdf

Unduh!

Pengaruh Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pizza Hut Wilayah Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16247/

Pengaruh Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pizza Hut Wilayah Jakarta Timur

Pratama, Rizky

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Disiplin Kerja danBudaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja. Variabel yang digunakan yaitu Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi sebagai variabel independen dan variabel Kepuasan Kerja sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Pizza Hut Wilayah Jakarta Timur, yang berjumlah 81 orang.
Hasil uji statistik T variabel yaitu Disiplin Kerja (X1) menunjukkan thitung sebesar 0,731 <1,66462, tingkat signifikansi 0,467 > 0,05 maka Disiplin Kerja secara parsial tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selanjutnya nilai Thitung variabel yaitu Budaya Organisasi (X2) menunjukkan thitung sebesar 5,874 >1,66462, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka budaya organisasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Hasil uji F menunjukkan Fhitung sebesar 106,376 > F 3,11 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa disiplin kerja dan budaya organisasi secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16247/1/FEB_MNJ_1502025233_Rizky%20Pratama.pdf Unduh!

Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Hutang Perusahaan Pertambangan Subsektor Logam dan Mineral di Indonesia Periode 2011-2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16245/

Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Hutang Perusahaan Pertambangan Subsektor Logam dan Mineral di Indonesia Periode 2011-2017

Oktapiani, Rani

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutangperusahaan pertambangan sub sektor logam dan mineral di Indonesia. Populasi pada penelitian ini sebanyak 10 perusahaan sektor logam dan mineral dan sampelnya sebanyak 8 perusahaan pada periode 2013-2017. Penelitian ini yang menggunakan metode purposive sampling. Data analisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 20 dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, adjusted R2 dan uji hipotesis. Model regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 1,398 – 0,258 X1 – 0,044X2, hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi autokorelasi dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil analisis koefisien korelasi berganda antara variabel Kepemilikan manajerial dan variabel Ukuran perusahaan terhadap Kebijakan hutang sebesar 0,398, yang berarti terdapat hubungan lemah. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa ada tidak ada pengaruh signifikan antara kepemilikan manajerial terhadap kebijakan hutang dengan nilai signifikansi 0,103 > 0,05 dan nilai –t tabel< t hitung <- t tabel atau -2,026 <-1,673< 2,026. Sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh negative dan signifikan terhadap Kebijakan hutang dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05 dan nilai thitung < ttabel atau -2,222 < 2,026. Secara simultan Kepemilikan Manajerial dan Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap Kebijakan hutang dengan nilai signifikansi 0,041 < 0,05 dan nilai fhitung > ftabel atau 3,482 >3,25.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16245/1/FEB_MNJ_1502025214_RANI%20OKTAPIANI.pdf

Unduh!

Pengaruh Keputusan Investasi dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Makanan dan Minuman di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16244/

Pengaruh Keputusan Investasi dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Makanan dan Minuman di Indonesia

Rahim, Rahmat Rahman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan investasi dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang diteliti adalah variabel bebas yaitu keputusan investasi dan kebijakan dividen sedangkan variabel terikat adalah nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Terdapat 6 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian, sehingga data penelitian berjumlah 30 data. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah telaah dokumen, data yang telah ditelaah adalah laporan keuangan tahunan (annual report), jurnal penelitian terdahulu dan literatur lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Keputusan Investasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perushaan. Variabel Kebijakan Dividen tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan secara simultan Keputusan Investasi dan Kebijakan Dividen memiliki pengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah sebesar 0,397. Hal ini berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 39,7%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel independen lain di luar model.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16244/1/FEB_MNJ_1502025213_RAHMAT%20RAHMAN%20RAHIM.pdf

Unduh!

Pengaruh Organizational Citizenship Behaviour dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Yodya Karya Cawang Jakarta Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16243/

Pengaruh Organizational Citizenship Behaviour dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Yodya Karya Cawang Jakarta Timur

Latifah, Rahmah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Organizational Citizenship Behaviour dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dan diukur menggunakan skala likert. Variabel yang digunakan yaitu, Organizational Citizenship Behaviour dan Disiplin Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan populasi seluruh karyawan perusahaan PT.Yodya Karya Cawang Jakarta Timur yang berjumlah 108 orang. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 1,445 + 0,249 X1 + 0,398 X2 Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal tidak terjadi multikolinieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas dan tidak terjadi autokorelasi.
Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Organizational Citizenship Behaviour terhadap variabel kinerja karyawan dengan nilai thitung > ttabel sebesar 3,910 > 1,659 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan, variabel disiplin kerja terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan dengan nilai thitung > ttabel sebesar 6,077 > 1,659 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan variabel Organizational Citizenship Behaviour dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan dengan nilai Fhitung > Ftabel sebesar 39.233 > 3,08 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16243/1/FEB_MNJ_1502025211_RAHMAH%20LATIFAH.pdf Unduh!

Pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16240/

Pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

Herviani, Rhisma

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan Economic Value Added dan Market Value Added terhadap Return Saham pada perusahaan foods and beverages di Bursa Efek Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode elesplansi. Variabel yang diteliti adalah variabel Economic Value Added (X1) dan Market Value Added (X2) sebagai variabel bebas serta Return Saham (Y) sebagai variabel terikat. Populasi adalah perusahaan manufaktur go public di Bursa Efek Indonesia dan masih beroperasional sampai sekarang.
Penentuan sampling digunakan judgment sampling dengan kriteria yang ditentukan dan diperoleh sampel sebanyak 11 perusahaan manufaktur go public di bidang foods and beverages. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen yaitu dokumen laporan keuangan per periode tahun 2014, 2015 dan 2016. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil Analisis Manajemen Keuangan yaitu variabel Return Saham (Y) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 14,1345% dengan standar deviasi sebesar 15,17915%. Variabel Economic Value Added (X1) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 3666,82 milyar dengan standar deviasi sebesar 7376,921 milyar. Variabel Market Value Added (X2) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 24985,39 milyar dengan standar deviasi sebesar 37362,151 milyar. Dari hasil analisis regresi linier berganda diputuskan persamaan: Ŷ = 11,869 + 0,162X1 + 0,201X2. Hasil pengujian asumsi klasik dijelaskan bahwa Uji normalitas berdistribusi secara normal, Uji multikolinearitas menunjukkan tidak terjadi multikolinearitas, Uji heteroskedasitas menunjukkan tidak terjadi homoskedastisitas, Uji outokorelasi menunjukkan tidak terdapat masalah autokorelasi, model regresi memiliki sifat Best Linear Unbiased Estimator (BLUE), artinya seluruh variabel independen dapat digunakan untuk mengestimasikan variabel dependen. Hasil koefisien korelasi menunjukkan nilai r sebesar 0,273 yang menunjukkan kedua variabel memiliki hubungan yang kuat dan Adjusted R Square memiliki nilai sebesar 0,013 artinya variabel independen Economic Value Added dan Market Value Added mampu menjelaskan variasi variabel dependen yakni Return Saham sebesar 1,3% sedangkan sisanya 98,7% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil pengujian secara parsial antara variabel Economic Value Added terhadap variabel Return Saham memiliki nilai thitung sebesar 2,829 > ttabel (0,005/2,30) = 2,201 dengan nilai signifikansi 0,043 < 0,05, artinya variabel EVA secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dan H1 diterima. Hasil pengujian secara parsial antara variabel Market Value Added terhadap variabel Return Saham memiliki nilai thitung sebesar -1,542 < ttabel (0,005/2,30) = 2,201 dengan nilai signifikan 0,134 > 0,05, artinya variabel MVA secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap Return Saham dan H2 ditolak. Hasil pengujian secara simultan antara variabel independen terhadap variabel dependen memiliki nilai Fhitung sebesar 11,208 > F 0,005 (2,30) = 4,459 dengan nilai signifikan 0,011 < 0,05, dapat diinterprestasikan bahwa variabel Economic Value Added dan Market Value Added secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Return Saham. Oleh sebab itu disarankan kepada para calon investor yang ingin menginvestasikan dana yang dimilikinya pada satu atau lebih perusahaan, ada baiknya jika menganalisa terlebih dahulu pengaruh antara obyek pengamatan dengan obyek perubahan, antara obyek perubahan dengan obyek perubahan, serta antara obyek pengamatan dengan obyek pengamatan sebelum mengambil keputusan berinvestasi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16240/1/FEB_MNJ_1502025223_Rhisma%20Herviani.pdf Unduh!