Pengaruh Biaya Pemeliharaan dan Biaya Perbaikan Aktiva Tetap Terhadap Tingkat Produktivitas Produksi pada PT Sabena Cipta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15981/

Pengaruh Biaya Pemeliharaan dan Biaya Perbaikan Aktiva Tetap Terhadap Tingkat Produktivitas Produksi pada PT Sabena Cipta

Ramadhitta, Restika Mahjati

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya pemeliharaan dan biaya
perbaikan aktiva tetap terhadap tingkat produktivitas produksi pada PT Sabena
Cipta.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi, yaitu
suatu metode penelitian untuk menguji hubungan antar variabel yang
dihipotesiskan. Variabel yang diteliti adalah variabel X yaitu biaya pemeliharaan
aktiva tetap dan biaya perbaikan aktiva tetap sedangkan variabel Y adalah tingkat
produktivitas produksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode
telaah dokumen. Dokumen yang ditelaah berupa laporan biaya pemeliharaan
mesin, biaya pemeliharaan kendaraan, biaya onderdil kendaraan maupun mesin,
penjualan, dan beban pokok produksi pada PT Sabena Cipta Tahun 2013-2015.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi,
analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi), uji
hipotesis, analisis koefisien, dan analisis koefisien determinasi.
Pengolahan data menggunakan SPSS version 20 dan diperoleh persamaan
regresi linear berganda Ŷ = 2,094 + 0,214X1 – 0,083X2 yang telah diuji kelayakan
asumsi normalitas berdistribusi normal serta tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi
multikolinearitas dan tidak terjadi autokorelasi maka model BLUE (Best Linear Unbiased
Estimator).
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel biaya pemeliharaan aktiva tetap
berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat produktivitas produksi dengan
nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05 dan thitung > ttabel yaitu dengan nilai sebesar
(2,791> ttabel -2,028). Variabel biaya perbaikan aktiva tetap berpengaruh negatif
signifikan terhadap tingkat produktivitas produksi dengan nilai signifikansi
sebesar 0,032 < 0,05 dan thitung < ttabel yaitu dengan nilai sebesar (-2,241 < -2,028). Hasil uji F menunjukkan secara simultan biaya pemeliharaan aktiva tetap dan biaya perbaikan aktiva tetap berpengaruh signifikan terhadap tingkat produktivitas produksi dengan nilai Fhitung 7,791 > Ftabel (2;33) = 3,28 dan tingkat
signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Dan nilai R Square (R2) adalah 0.321 artinya 32,1% variabel tingkat produktivitas produksi dapat dijelaskan oleh variabel biaya pemeliharaan aktiva tetap dan biaya perbaikan aktiva tetap sedangkan sisanya 67,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan penjelasan di atas penulis memberikan saran-saran kepada PT Sabena Cipta untuk melakukan tindakan pengawasan terhadap mesin dan kendaraan yang lebih intensif terutama pada pemeriksaan onderdil agar tidak terjadi kelalaian yang menyebabkan kerusakan yang fatal pada mesin sehingga dapat meningkatkan produktivitas produksi, dan penulis memberikan saran-saran kepada pembaca atau peneliti lain agar sampel dari penelitian dapat menambah tahun penelitian dalam hal ini lebih dari 3 (tiga) tahun sehingga dapat melihat apa yang dibutuhkan secara teknis dengan efisien dengan memperhatikan besarnya biaya yang terjadi. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15981/1/FEB_AKT_1202025157_RESTIKA%20MAHJATI%20RAMADHITTA.pdf Unduh!

Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban sebagai Alat Pengendalian Pusat Pertanggungjawaban pada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15980/

Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban sebagai Alat Pengendalian Pusat Pertanggungjawaban pada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero)

Herdini, Putri Amanda

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan oleh PT Perkebunan Nusantara IX (Persero), proses penyusunan anggaran, dan pengendalian pusat pertanggungjawaban pada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero).
Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif analitis, yaitu dengan menganalisis struktur organisasi perusahaan, proses penyusunan anggaran, dan pengendalian yang dilakukan pada pusat-pusat pertanggungjawaban pada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Variabel yang diteliti adalah akuntansi pertanggungjawaban sebagai variabel independen dan pengendalian pusat pertanggungjawaban sebagai variabel dependen. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa RKAP beserta realisasinya dan laporan keuangan tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan oleh PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) saat ini sudah berjalan dengan cukup baik. Dalam penyusunan anggaran perusahaan telah menyusun anggaran sesuai dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab di mana masing-masing manajer pusat pertanggungjawaban telah menyusun anggarannya sendiri dengan mempertimbangkan realisasi anggaran tahun sebelumnya. Hasil pengukuran pusat pendapatan dan pusat biaya pada tahun 2011 sampai 2015 memberikan selisih yang tidak menguntungkan. Hasil pengukuran pusat laba divisi tanaman semusim pada tahun 2011 adalah kurang baik, sedangkan pada tahun 2012 dikatakan baik. Namun pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 dikatakan kurang baik. Untuk hasil pengukuran pusat laba divisi tanaman tahunan pada tahun 2011 sampai dengan 2015 dikatakan kurang baik. Hasil pengukuran pusat investasi pada tahun 2011 dan 2012 pusat investasi dikatakan baik, sedangkan pada tahun 2013 hingga 2015 dikatakan kurang baik. Ditinjau dari laba residual pada tahun 2011 hingga tahun 2013 manajemen telah mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, sedangkan pada tahun 2014 dan 2015 manajemen belum mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.
Dari hasil penelitian ini disarankan kepada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) untuk meningkatkan kinerja perusahaan terutama pada pusat pendapatan dan meminimalkan biaya-biaya yang dikeluarkan agar dapat memperoleh laba yang maksimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15980/1/FEB_AKT_1202025150_PUTRI%20AMANDA%20HERDINI.pdf

Unduh!

Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 23 pada Proses Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Jasa terhadap Laba Operasional di PT Multi Graha Teknika

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15979/

Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 23 pada Proses Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Jasa terhadap Laba Operasional di PT Multi Graha Teknika

Aljabbar, Muhammad Faris

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengakuan dan pengukuran dari kegiatan usaha jasa perawatan perkereta apian pada PT Multi Graha Teknika dan untuk mengetahui pengakuan dan pengukuran pendapatan pada jasa perawatan perkereta apian telah sesuai dengan PSAK No. 23.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data langsung dari perusahaan. Variabel yang diteliti adalah penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 23 pada proses pengakuan dan pengukuran pendapatan sebagai variabel bebas dan laba operasional sebagai variabel terikat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan telaah dokumen yang ada di PT Multi Graha Teknika. Teknik pengolahan dan analisis data dengan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Multi Graha Teknika menggunakan PSAK No. 23 dalam melakukan proses pengakuan dan pengukuran pendapatan jasa perawatan perkereta apian yaitu dengan cara menentukan pengakuan pendapatan jasa dapat diukur secara andal seperti pendapatan yang dicatat dan diakui oleh perusahaan menggunakan metode accrual basis. Sedangkan pada saat menentukan pengukuran pendapatan jasa perawatan perkereta apian dilihat dari laporan GSA-SAR (General Statement of Account – Statement of Account Receivable) setiap bulannya.
Pendapatan jasa perawatan perekereta apian di PT Multi Graha Teknika dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu perawatan crane, perawatan KRDE dan perawatan peralatan alat uji kereta api. Dimana PT Multi Graha Teknika melakukan perawatan perkereta apiaannya secara rutin setiap bulannya untuk selalu menjaga kondisi kereta api agar siap operasi.
PT Multi Graha Teknika dalam menjalankan kegiatan usahanya, menerapkan dan mengikuti perkembangan peraturan yang berlaku. Dalam melakukan pengakuan dan pengukuran pendapatan jasa perawatan perkereta apian perusahaan menggunakan peraturan yang telah ditetapkan SAK yaitu PSAK No. 23. Peneliti mengharapkan agar kebijaksanaan yang sudah ada tetap dipertahankan. Kemudian bagi peneliti berikutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian terhadap PSAK No. 23 baik berupa data, metode penelitian, maupun perusahaannya seperti membandingkan perusahaan dagang, manufaktur dan jasa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15979/1/FEB_AKT_1202025105_MUHAMMAD%20FARIS%20ALJABBAR.pdf

Unduh!

Implementasi Perlakuan Zakat dalam Penghitungan Penghasilan Kena Pajak (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi di Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15978/

Implementasi Perlakuan Zakat dalam Penghitungan Penghasilan Kena Pajak (Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi di Jakarta)

Aini, Leni Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan zakat dalam penghitungan Penghasilan Kena Pajak terhadap wajib pajak orang pribadi berdasarkan peraturan perundang-undangan dan implementasi perlakuan zakat dalam penghitungan Penghasilan Kena Pajak pada wajib pajak orang pribadi di Jakarta.
Penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Variabel yang diteliti adalah zakat atas penghasilan dan pengimplementasian dalam penghitungan Penghasilan Kena Pajak wajib pajak orang pribadi di Jakarta. Teknik pemilihan sampel menggunakan non probability sampling dengan menggunakan pendekatan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 3 (tiga) Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang dibentuk dan disahkan oleh pemerintah. Tekni pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan, dengan menggunakan kuesioner.
Dari analisis yang dilakukan, diketahui bahwa masyarakat muslim selain pembayar zakat, juga sekaligus menjadi pembayar pajak. Pemerintah mengamodasi kewajiban zakat atas penghasilan dalam mekanisme pajak sebagai pengurang Penghasilan Kena Pajak, yang diatur dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan dan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Untuk memanfaatkan fasilitas zakat sebagai pengurang dalam mekanisme pajak, zakat atas penghasilan harus dibayar kepada BAZ dan LAZ yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dengan meminta bukti pembayaran yang memenuhi ketentuan yang telah diatur.
Zakat yang dibayarkan adalah zakat yang berkenaan dengan penghasilan yang merupakan objek pajak, dan persentasenya sebesar ketentuan yang berlaku dalam peraturan agama Islam. Sebanyak 77,78% responden yang membayar zakat atas penghasilannya. Responden yang menyalurkan zakatnya di BAZ dan LAZ resmi 59,26%, kemudian yang mengetahui informasi zakat sebagai pengurang dalam mekanisme perpajakan 85,71% dari jumlah responden yang membayar zakat. Namun yang memanfaatkan zakatnya menjadi pengurang dalam mekanisme perpajakannya hanya 42,86%. Rendahnya pemanfaatan zakat atas penghasilan dalam mekanisme perpajakan disebabkan kurangnya pengetahuan responden maupun sosialisasi yang dirasa kurang, serta sanksi tidak tegas dari segi hukum.
Berdasarkan penjelasan di atas peneliti memberikan saran kepada pihak Direktorat Jenderal Pajak maupun BAZ dan LAZ untuk kembali mensosialisasikan peraturan perlakuan zakat sebagai pengurang dalam mekanisme perpajakan. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat menambah faktor lain, periode penelitian, maupun memperluas populasi dan sampel responden yang bekerja di BAZ dan LAZ resmi ataupun wajib pajak orang pribadi di Jakarta pada umumnya agar data dapat digeneralisasi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15978/1/FEB_AKT_1202025102_LENI%20NUR%20AINI.pdf

Unduh!

Analisis Biaya Diferensial dalam Pengambilan Keputusan Menerima atau Menolak Pesanan Khusus pada PT Teco Multiguna Elektro

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15977/

Analisis Biaya Diferensial dalam Pengambilan Keputusan Menerima atau Menolak Pesanan Khusus pada PT Teco Multiguna Elektro

Fitriani, Endah Wahyu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerapan biaya diferensial dalam proses pengambilan keputusan menggunakan analisis biaya diferensial. Dengan hal ini diharapkan dapat membantu perusahan dalam pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Variabel yang diteliti adalah variabel X yaitu biaya diferensial, sedangkan variabel Y adalah pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT Teco Multiguna Elektro (perusahaan industri elektro motor). Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT Teco Multiguna Elektro selama 5 (lima) tahun periode 2012-2016.
Untuk mengetahui keputusan apa yang diambil oleh perusahaan dengan memilih antara menerima atau menolak pesanan khusus dapat dilakukan dengan cara hasil pendapatan pesanan khusus dikurangi dengan biaya diferensial maka hasil dari margin kontribusi adalah laba diferensial.
Hasil dari analisis proses penerapan biaya diferensial dalam proses pengambilan keputusan menggunakan analisis biaya diferensial pada PT Teco Multiguna Elektro dari produk yang sama yaitu Three phase squirell cage induction motors (SCIM) untuk pesanan khusus ini yaitu menerima pada tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016 karena dapat meningkatkan laba bagi perusahaan dan mendapatkan keuntungan atau efisiensi biaya. Sedangkan pada tahun 2012 PT Teco Multiguna Elektro menolak pesanan khusus karena dapat merugikan perusahaan karena tidak mendapatkan keuntungan serta tidak efisiensi nya biaya itu disebabkan karena adanya penawaran harga dibawah harga standar pesanan khusus yang dilakukan customer sehingga itu menambah Biaya Diferensial. Maka PT Teco Multiguna Elektro menolak pesanan tersebut, walaupun pesanan tersebut sangat banyak, tapi tetap tidak dapat menutupi biaya-biaya yang dikeluarkan oleh PT Teco Multiguna Elektro.
Dari hasil penelitian ini disarankan kepada PT Teco Multiguna Elektro untuk tetap menggunakan alat bantu seperti analisis biaya diferensial secara maksimal sehingga keputusan yang diambil oleh manajemen perusahaan memberikan hasil yang lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan menggunakan perkiraan, dengan atau pengalaman Walaupun perusahaan menerima pesanan khusus dari pelanggan tertentu. Diharapkan peneliti berikutnya dapat menambahkan lebih banyak variabel bebas lainnya dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus, dan mengganti alternatif proses pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus, dan mengganti alternatif menerima atau menolak dengan alternatif lain seperti alternatif membeli atau memproduksi sendiri, menjual atau mengolah lebih lanjut, dan keputusan meneruskan atau menghentikan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15977/1/FEB_AKT_1202025061_ENDAH%20WAHYU%20FITRIANI.pdf

Unduh!

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Terhadap Pengalokasian Belanja Modal pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15975/

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Terhadap Pengalokasian Belanja Modal pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan

Saputra, Dody

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil terhadap pengalokasian belanja modal.
Variabel yang diteliti adalah pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil sebagai variabel independen dan pengalokasian belanja modal sebagai variabel dependen. Sampel yang digunakan adalah menggunakan teknik judgment sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, populasi dijadikan sampel yaitu 14 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan. Data penelitian bersifat sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi APBD dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Hasil penelitian menggunakan SPSS Versi 21.0 dengan persamaan regresi linier berganda BM = -57.700 + 0,005 PAD + 0,413 DAU + 0,638 DAU + 0,457 DBH yang telah diuji kelayakan asumsi normalitas, heterokedastisitas, multikolinearitas dan autokorelasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel pendapatan asli daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengalokasian belanja modal dengan nilai thitung < ttabel (0,042 < 1,994) dan tingkat signifikansi 0,966. Variabel dana alokasi umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalokasian belanja modal dengan nilai thitung > ttabel (4,159 > 1,994) dan tingkat signifikansi 0,000. Variabel dana alokasi khusus berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengalokasian belanja modal dengan nilai thitung < ttabel (1,371 < 1,994) dengan nilai signifikansi 0,175. Kemudian variabel dana bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalokasian belanja modal dengan nilai thitung > ttabel (19,589 > 1,994) dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) keempat variabel independen tersebut yaitu pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap pengalokasian belanja modal dengan nilai Fhitung > Ftabel (121,384 > 2,50) dan tingkat signifikansi sebesar 0,000.
Berdasarkan hasil total Adjusted R Square menunjukkan bahwa pengaruh antara pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil terhadap pengalokasian belanja modal, yaitu sebesar adalah 87,5% dan sisanya sebesar 12,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam variabel ini seperti transfer pemerintah pusat lainnya, transfer pemerintah provinsi, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Dari hasil penelitian ini disarankan kepada pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan kemandirian keuangan daerah dengan menggali potensi pendapatan asli daerah sehingga pemerintah tidak bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15975/1/FEB_AKT_1202025053_DODY%20SAPUTRA.pdf

Unduh!

Pengaruh Service Quality dan Sales Promotion Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Trasportasi Online di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15974/

Pengaruh Service Quality dan Sales Promotion Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Trasportasi Online di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Sugiyanto, Aji Tri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Service Quality dan Sales Promotion terhadap Kepuasan Pelanggan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Purposive Sampling. Penelitian ini di lakukan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka pada Mahasiswa yang menggunakan jasa transprotasi online Grab. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengolahan data analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda dan uji hipotesis. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linier berganda dengan diolah menggunakan SPSS 20. Hasil analisis regresi linear berganda dengan uji t dan f. Hasil analisis regresi linear berganda dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari Service Quality dan Sales Promotion bersama-sama dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Secara bersama-sama F hitung yaitu sebesar 93,940 dan F table 2,69 nilai sig. F 0,000, Sedangkan secara parsial Service Quality menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,560 > t table 1,982597, Service Quality menunjukkan t hitung sebesar 4,860 > t table 1,982597. Diketahui juga variabel yang mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap kepuasan Pelanggan adalah Sales Promotion.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15974/1/_FEB_MNJ_1502025285_Aji%20Tri%20Sugiyanto.pdf

Unduh!

Pengaruh Etika Profesi, Pengalaman Auditor, dan Kompetensi Auditor Terhadap Opini Audit pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15972/

Pengaruh Etika Profesi, Pengalaman Auditor, dan Kompetensi Auditor Terhadap Opini Audit pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Jakarta Selatan

Febriyanti, Dita

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika profesi, pengalaman
auditor, kompetensi auditor, terhadap opini audit pada Kantor Akuntan Publik
Wilayah Jakarta Selatan.
Dalam penelitian ini digunakan metode Survey. Variabel yang diteliti adalah
etika profesi, pengalaman auditor, kompetensi auditor sebagai variabel bebas dan
opini audit sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor
yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Jakarta Selatan. Teknik
pemilihan sampel menggunakan judgment sampling dan diperoleh sampel
sebanyak 88 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan
adalah uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda,
analisis koefisien korelasi, dan pengujian hipotesis.
Analisis akuntansi diperoleh nilai maximum variabel etika profesi,
pengalaman auditor, kompetensi auditor, dan opini audit sebesar 5,00, 4,80, 5,00,
dan 4,90. Nilai minimum variabel etika profesi, pengalaman auditor, kompetensi
auditor, dan opini audit sebesar 4,00, 3,80, 3,80, dan 3,60. Nilai mean variabel
profesi, pengalaman auditor, kompetensi auditor, dan opini audit sebesar 4,277,
4,263, 4,272, dan 4,251.
Pengolahan data menggunakan SPSS versi 21.0 diperoleh persamaan regresi
linear berganda Ŷ = 2,010 + 0,359 (X1) + 0,301 (X2) + 0,288 (X3). Berdasarkan uji
asumsi klasik diperoleh kelayakan asumsi normalitas residual berdistribusi
normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi, maka model regresi telah memenuhi persyaratan BLUE (Best
Linear Unbiased Estimator).
Uji t secara parsial menunjukkan variabel etika profesi berpengaruh
signifikan terhadap opini audit dengan nilai thitung = 2,887 > ttabel = 1,992 dan
signifikansi 0,005 < 0,05. Variabel ukuran pengalaman auditor berpengaruh signifikan terhadap opini audit dengan nilai thitung = 2,867 > ttabel = 1,992 dan
signifikansi 0,005 < 0,05. Variabel kompetensi auditor berpengaruh signifikan terhadap opini audit dengan nilai thitung = 3,013 > ttabel = 1,992 dan signifikansi
0,003 < 0,05. Uji F secara simultan menunjukkan variabel etika profesi, pengalaman auditor, dan kompetensi auditor terhadap opini audit dengan nilai Fhitung 19,955 > Ftabel = 2,71 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Analisis koefisien korelasi parsial antara etika profesi dan opini audit sebesar 0,300 dan signifikansi 0,005 < 0,05, maka dikatakan terdapat hubungan positif yang lemah dan signifikan. Koefisien parsial antara pengalaman auditor dan opini audit sebesar 0,299 dan signifikansi 0,005 < 0,05, maka dikatakan terdapat hubungan positif yang sangat lemah dan signifikan. Koefisien korelasi parsial antara kompetensi auditor dan opini audit sebesar 0,312 dan signifikansi 0,003 < 0,05, maka dikatakan terdapat hubungan positif yang lemah dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda (R) antara variabel etika profesi, pengalaman auditor, kompetensi auditor, dengan opini audit sebesar 0,645, maka hubungan variabel kuat. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,395 artinya 39,5% variabel opini audit dijelaskan oleh variabel etika profesi, pengalaman auditor, dan kompetensi auditor sedangkan 60,5% dijelaskan oleh variabel independensi auditor, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual auditor. Berdasarkan penjelasan di atas disarankan kepada peneliti selanjutnya sebaiknya menambah variabel independensi auditor, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual auditor, dan variabel independen yang lain. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15972/1/FEB_AKT_1202025051_DITA%20FEBRIYANTI.pdf Unduh!

Hubungan Marital Satisfaction Dan Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Anak Terhadap Perilaku Agresi Anak Smpn 239 Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15971/

Hubungan Marital Satisfaction Dan Komunikasi
Interpersonal Antara Orang Tua Anak Terhadap
Perilaku Agresi Anak Smpn 239 Jakarta

Hermawati, Ayu Diana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Marital Satisfaction dan Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Anak terhadap Perilaku Agresi Anak. Penelitian ini melibatkan 75 subjek. Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasi parsial sebagai cara untuk menganalisa data penelitian. Penelitian ini menggunakan tiga buah instrumen penelitian yaitu Copuple Index Index (CSI) dikemukakan oleh Funk dan Rogge(2007), Interpersonal Communication Inventory (ICI) yang dikemukakan oleh Millard J. Bienvenu, Sr (1974), dan The Agression Scale di kemukakan oleh Orpinas dan Frankowski (2001). Berdasarkan hitungan korelasi parsial dengan
komunikasi orangtua anak sebagai variabel kontrol didapatkan hasil ada hubungan marital satisfaction dan komunikasi interpersonal antara orangtua anak terhadap perilaku agresi anak dengan hasil yang didapatkan ialah 0,015 dengan taraf
signifikansi 0,05. Antara komunikasi interpersonal antara orangtua anak terhadap perilaku agresi anak menunjukan bahwa ada hubungan dengan arah korelasi negatif dengan hasil yang diperoleh r = -277 dengan korelasi 0,016 pada taraf signifikansi 0,05. Dan adanya hubungan dengan arah korelasi negatif antara Marital Satisfaction dengan Perilaku Agresi yang diperoleh dari hasil r = -336 dengan korelasi 0,03 pada taraf signifikansi 0,05.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15971/1/FPSI_PSIKOLOGI_1109015009_AYU%20DIANA%20HERMAWATI.pdf

Unduh!

Pengaruh Tax Amnesty Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Depok

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15970/

Pengaruh Tax Amnesty Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Depok

Iskandar, Clara Fiollania

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tax amnesty terhadap
kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Depok.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi , yaitu
suatu metode pcnelitian untuk menguji hubungan antar variabel yang
dihipotesiskan. Variabel yang diteliti adalah variabel X yaitu tax amnesty,
sedangkan variabel Y adulah kcpatuhan wajib pajak. Teknik pengumpulan data
yang digun akan dcngun cara memberik an kuesioner untuk wajib pajak orang
pribadi yang mcngikuti program tax amnesty tahun 2016 di KPP Pratama Depok.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi ,
analisis statistik deskriptif, uji kualitas data (uji validitas dan uji reabiIitas),
analisis rcgrcsi scdcrhana, UJI aSUl11S1 klasik (uji normalitas, UJI
heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi), dan uji hipotesis .
Pengolahan data mcnggunakan SPSS 20.0 dan diperoleh persamaan regresi
linear bergand a ‘I’ = 0.281 + 0,988 TA yang telah diuji kelayakan asumsi
nonnalitas berdistribu si 11 01111al serta tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak
terjadi autokorelasi maka model BLUE (Best Lin ear Unbiased Estimator). Hasil
pengujian menunjukkan hasil uji validitas bahwa setiap pemyataan dari variabel
tax amnesty maupun pernyataan dari variabel kcpatuhan wajib pajak
menunjukkan nilui I”tahd sebesar 0.235 yang mcnuatak an bahwa setiap pernyataan
untuk setiap variabel valid. Hasil uji reabilit as mcnunjukkan nilai cro nbach ‘s
alpha atas variabel lax amnesty sebesar 0,760, sehingga dapat disimpulkan bahwa
pertanyaan dalam kucsioner ini reliabel karena mempunya nilai cronbach ‘s alphadi atas 0,60 dan variabel kepatuhan wajib pajak menunjukkan nilai cronbachs
alpha atas variabel tax amnesty sebesar 0,882, sehingga dapat disimpulkan bahwa
pertanyaan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunya nilai cronbach ‘s alpha
di atas 0,60. Pengujian X terhadap Y, uji t untuk tax amnesty sebesar 9,710
dengan probabilitas atau tingkat signifikansi 0,000 < 0,005. Dengan demikian, HO ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat peranan yang signifikan antara variabel X (tax amnesty) dengan variabel Y (kepatu han wajib pajak) tax amnesty memperoleh thilung = 9,710 > tlabel = 1,676 dan signifikansi
0,00 < 0,05 dengan tingkat hubungan atau korelasi yang kuat 0,814. Sedangkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,814 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tax amnesty dan kepatuhan wajib pajak. Sedangkan nilai Adj usted R Square (Adjusted R2) sebesar 0,656 artinya 65,60% variabel kepatu han wajib pajak dapa t dijelaskan oleh variabel tax amnesty , sedangkan sisanya 34.40% dijelaskan oleh variabel b in yang tidak dimasukkan dalam pcnclitian ini seperti proses penagihan pajak atau yang lainnya. Berdasarkan penjelasan di atas penuli s mcmberikan saran-saran kepada KPP Pratama Depok untuk memberikan penyuluhan sebelum program tax amnesty diber lakukan . http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15970/1/FEB_AKT_1202025036_CLARA%20FIONA.pdf Unduh!